Monday, 25 November 2013

Latihan Hal. 17

PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG

Profesor Toshiko Kinosita Mengemukakan Bahwa Sumber Daya Manusia Indonesia Masih Sangat Lemah Untuk Mendukung Perkembangan Industri Dan Ekonomi. Penyebabnya Karena Pemerintah Selama Ini Tidak Pernah Menempatkan Pendidikan Sebagai Prioritas Terpenting. Tidak Ditempatkan Pendidikan Sebagai Prioritas Terpenting Karena Masyarakat Indonesia, Mulai Dari Yang Awam Hingga Politisi Dan Pejabat Pemerintah, Hanya Berorientasi Mengejar Uang Untuk Memperkaya Diri Sendiri Dan Tidak Pernah Berfikir Panjang.

PENDAPAT GURU BESAR UNIVERSITAS WASEDA JEPANG TERSEBUT SANGAT MENARIK UNTUK DIKAJI MENGINGAT SAAT INI PEMERINTAH INDONESIA MULAI MELIRIK PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG, SETELAH SELAMA INI PENDIDIKAN TERABAIKAN. Salah satu indikatornya adalah telah disetujuinya oleh MPR untuk memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN atau APBD. Langkah ini merupakan awal kesadaran pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Setidaknya tardapat alasan untuk memprioritaskan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.


Alasannya adalah, pendidikan adalah alat untuk perkembangan ekonomi dan bukan sekedar
 pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modern, salah satu dari lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis baik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi.  MISALNYA PENDIDIKAN DAPAT MEMBANTU SISWA UNTUK MENDAPATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG DIPERLUKAN UNTUK HIDUP DAN BERKOMPETISI DALAM EKONOMI YANG KOMPETITIF.

Latihan Hal. 26

Antioksidan dan Radikal Bebas
&&&&ppp&&&
A
ntioksidan  adalah senyawa  yang mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah suatu atom atau  molekul yang bermuatan positif atau negatif. Dimana sifat dari atom atau molekul yang bermuatan tadi sangat reaktif dan tidak  stabil, karena akan berusaha menetralisir dirinya dengan cara menarik electron dan molekul atau atom yang ada didekatnya sehingga terjadi reaksi berantai.

Sifat dari radikal bebas tadi akan merusak sel-sel bahkan sampai ke inti sel yang bias mengakibatkan terjadinya mutasi gen sehingga menyebabkan timbulnya kanker

Antioksidan Dapat Berupa : Vitamin, Mineral Atau  Enzim

Sumber Radikal Bebas
  1.   Metabolisme tubuh kita sendiri
  2.   Pencemaran udara
  3.   Bahan kimia dari makanan dan air
  4.   Alkohol
  5.  Rokok
  6.   Radiasi ultra violet
  7.   Obat-obatan
  8.  Stress

Kerusakan akibat radikal bebas
N  Penuaan yang cepat
N  Penyakit jantung
N  Sistem kekebalan tubuh menurun
N  Katarak
N  Rematik
N  Kanker

N  Kencing manis / Diabetes

Latihan Drop cap



P

ada hakikatnya setiap penelitian kuantitatif dalam ilmu-ilmu sosial menerapkan filosofi yang disebut deduct hipothetico verifikatif artinya, masalah penelitian dipecahkan dengan bantuan cara berfikir deduktif melalui pengajuan hipotesis yang dideduksi dari teori-teori yang bersifat universal dan umum, sehingga kesimpulan dalam bentuk hipotesis inilah yang akan diverifikasi secara empiris melalui cara berfikir induktif dengan bantuan statistika inferensial.

J

adi, hipotesis yang diajukan peneliti, setelah membaca teori-teori yang relevan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang diajukan. Oleh karena penggunaan kata tanya dalam perumusan masalah harus juga diperhatikan dengan mempertimbangkan jawaban yang logis dalam hipotesis, sehingga tadak mungkin peneliti dapat mengajukan hipotesis manakala kata tanya yang digunakan dalam perumusan masalah ilmiah adalah kata tanya seperti “sejauh manakah” atau “seberapa besarkah” karena jawabannya sejauh itu atau sebesar itu.